Skill Digital Marketing dalam 1 Jam: Ketika Belajar Tidak Lagi Membosankan

Di era digital hari ini, banyak orang ingin belajar digital marketing, tetapi sering kali bingung harus mulai dari mana. Ada yang merasa materinya terlalu teknis, terlalu panjang, bahkan kadang terasa sulit dipahami untuk pemula. Padahal, kebutuhan terhadap skill digital marketing semakin nyata baik untuk mahasiswa, pencari kerja, pelaku UMKM, hingga content creator.

Berangkat dari keresahan itulah, kegiatan bertajuk Skill Digital Marketing Dalam 1 Jam: Langsung Praktik, Langsung Punya Skill hadir sebagai ruang belajar yang singkat, padat, tetapi tetap aplikatif.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh IBMT School of Management ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 18.00 WIB dengan menghadirkan Muhamad Handar, S.I.Kom., CPS., CDM., CPRO., CMRO. sebagai narasumber. Kegiatan juga dimoderatori oleh Mbak Vidtris Chandra, S.M yang memandu jalannya diskusi dengan hangat dan interaktif.

Peserta webinar berasal dari lingkungan STIE IBMT Surabaya yang terdiri dari mahasiswa program Magister (S2) serta para teacherpreneur yang memiliki ketertarikan dalam pengembangan skill digital di era teknologi saat ini. Kehadiran peserta dengan latar belakang yang beragam membuat diskusi menjadi lebih dinamis karena banyak perspektif dan pengalaman yang dibagikan selama sesi berlangsung.

Dalam sambutannya, Bapak Dr. Handy Aribowo, S.T., M.M dari STIE IBMT Surabaya menyampaikan bahwa kemampuan digital marketing saat ini menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara orang berkomunikasi, belajar, hingga membangun peluang usaha. Karena itu, mahasiswa dan masyarakat perlu terus meningkatkan kemampuan adaptasi digital agar mampu bersaing di era transformasi teknologi.

Belajar Digital Marketing dari Perspektif yang Dekat dengan Mahasiswa

Dalam sesi materi, peserta diajak memahami bahwa digital marketing bukan hanya tentang “jualan di media sosial”. Lebih dari itu, digital marketing adalah kemampuan memahami audiens, membangun komunikasi, menciptakan konten yang relevan, hingga mengubah perhatian menjadi aksi nyata.

Materi disampaikan dengan gaya yang ringan dan komunikatif sehingga mudah dipahami, bahkan oleh peserta yang baru pertama kali mengenal dunia pemasaran digital.

Secara spesifik, peserta mendapatkan praktik sederhana mengenai pemanfaatan Instagram sebagai media promosi digital. Mulai dari bagaimana membuat konten yang menarik perhatian, menentukan gaya komunikasi yang sesuai dengan target audiens, hingga memahami pentingnya konsistensi visual dalam membangun branding di media sosial.

Tidak hanya itu, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan microsite melalui platform s.id sebagai solusi sederhana untuk mengumpulkan berbagai informasi dan tautan penting dalam satu halaman digital. Materi ini menjadi menarik karena peserta dapat langsung memahami bagaimana microsite dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan promosi, portofolio, personal branding, hingga kampanye digital secara praktis.

Langsung Praktik, Langsung Punya Skill

Salah satu hal yang membuat sesi ini terasa berbeda adalah pendekatan praktik yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

Peserta tidak dibiarkan hanya mencatat materi. Mereka diajak mencoba langsung bagaimana membuat ide konten promosi Instagram, menyusun call to action sederhana, hingga membuat microsite sebagai pendukung media promosi digital.

Pendekatan ini membuat suasana belajar terasa lebih hidup. Banyak peserta mulai aktif bertanya, berdiskusi, bahkan membagikan pengalaman mereka dalam menggunakan media sosial untuk kebutuhan personal maupun bisnis.

Di tengah perkembangan teknologi dan AI yang semakin cepat, kemampuan untuk beradaptasi dengan dunia digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Karena itu, belajar digital marketing bukan lagi sekadar tambahan skill, melainkan investasi kemampuan untuk masa depan.

Informasi Sertifikasi Kompetensi dari Haltev IT Learning Center

Menjelang akhir sesi webinar, peserta juga mendapatkan informasi tambahan dari tim Haltev IT Learning Center mengenai peluang pengembangan kompetensi melalui sertifikasi berbasis BNSP.

Dalam pemaparannya, tim Haltev menyampaikan tiga skema utama sertifikasi kompetensi yang saat ini banyak dibutuhkan di dunia kerja, yaitu:

  • Digital Marketing
  • Data Entry Aplikasi Keuangan
  • Data Management Staff

Informasi ini disambut antusias oleh peserta karena memberikan gambaran nyata mengenai jalur pengembangan skill yang dapat dipersiapkan setelah mengikuti webinar. Selain memahami dasar-dasar digital marketing, peserta juga diperkenalkan pada pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai nilai tambah dalam menghadapi kebutuhan industri kerja yang semakin kompetitif.

Ruang Belajar yang Relevan dengan Perkembangan Zaman

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses belajar dapat dikemas secara sederhana namun tetap berdampak. Dalam waktu satu jam, peserta mendapatkan gambaran dasar yang cukup untuk mulai memahami dunia digital marketing secara praktis.

Bagi generasi muda, ruang belajar seperti ini menjadi penting karena menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, fleksibel, dan dekat dengan realitas kehidupan digital sehari-hari.

Melalui agenda ini, diharapkan semakin banyak anak muda yang berani mulai belajar, mencoba, dan mengembangkan skill digitalnya sejak sekarang.

Karena di dunia yang terus berubah cepat, mereka yang mau belajar dan beradaptasi akan selalu punya peluang lebih besar untuk tumbuh.

Tentang Haltev IT Learning Center

Haltev IT Learning Center merupakan lembaga pelatihan dan pengembangan kompetensi digital yang berfokus pada peningkatan skill generasi muda agar siap menghadapi kebutuhan industri masa kini. Melalui berbagai program pelatihan, workshop, mentoring, hingga sertifikasi kompetensi berbasis BNSP, Haltev berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang praktis, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Haltev juga aktif menghadirkan ruang belajar kolaboratif bersama institusi pendidikan, komunitas, maupun perusahaan untuk mendorong lahirnya talenta-talenta digital yang adaptif, kreatif, dan siap kerja. Dengan pendekatan belajar berbasis praktik, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung yang dapat diterapkan dalam dunia profesional maupun pengembangan personal branding di era digital. Selengkapnya bisa berkunjung melalui https://haltev.id/ 

Share this article